Home > Ragam Berita > Nasional > Polda Metro Jaya Bakal Rekayasa Lalu-lintas Terkait Proyek LRT

Polda Metro Jaya Bakal Rekayasa Lalu-lintas Terkait Proyek LRT

Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya memberlakukan rekayasa lalu lintas terkait proses pembangunan Pier Head dan U-Shape dalam proyek kereta layang ringan Light Rapid Transit (LRT) Cawang hingga Dukuh Atas, Jakarta Selatan.

Polda Metro Jaya Bakal Rekayasa Lalu-lintas Terkait Proyek LRT

Rekayasa dilakukan agar para pengendara menghindari jalan raya MT. Haryono selama pengerjaan LRT tersebut. Pengendara akan diberian dua opsi jalan yaitu melewati jalan Dewi Sartika dan jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur.

Adapun rekayasa lalu-lintas yang diunggah oleh akun twitter @TMCPoldaMetro pada Sabtu 18 November 2017, adalah sebagai berikut:

Kendaraan dari arah Halim dapat belok kiri di Simpang Cawang menuju jalan Dewi Sartika, belok kanan saat lampu merah pertama menuju Kalibata, kembali belok kanan saat lampu merah Taman Makam Pahlawan Kalibata menuju Jalan Raya Pasar Minggu hingga ke Simpang Pancoran.

Kendaraan dari arah Halim juga dapat belok ke kanan di Simpang Cawang menuju jalan Otto Iskandardinata, kemudian belok kiri di perempatan Kampung Melayu tepatnya sebelum flyover menuju ke jalan KH. Abdullah Syafei, kembali belok kiri sebelum flyovermenuju Kuningan ke jalan Prof. DR. Soepomo menuju Simpang Pancoran.

Baca juga: Sandiaga Tegaskan Pembangunan Jakarta Perlu Kerja Sama

LRT Jakarta meliputi tujuh koridor, yakni Kebayoran Lama-Kelapa Gading, Tanah Abang-Pulomas, Joglo-Tanah Abang, Puri Kembangan-Tanah Abang, Pesing-Kelapa Gading, Pesing-Bandara Soekarno-Hatta dan Cempaka Putih-Ancol.

Sementara rute LRT Jabodebek meliputi Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, Cawang-Bekasi Timur, Dukuh Atas-Senayan, Cibubur- Bogor, dan Palmerah-Bogor. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Dana Bantuan Parpol DKI Naik 10 Kali Lipat, Kemendagri : Itu Berlebihan

Dana Bantuan Parpol DKI Naik 10 Kali Lipat, Kemendagri : Itu Berlebihan

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai kenaikan dana bantuan untuk pengurus partai politik (parpol) ...