Home > Olahraga > Balap > Terkait Kegagalan Yamaha, Meregalli Tidak Akan Salahkan Pembalapnya

Terkait Kegagalan Yamaha, Meregalli Tidak Akan Salahkan Pembalapnya

Lesmo – Tim Movistar Yamaha bisa dikatakan gagal total pada gelaran MotoGP 2017. Tim yang bermarkas di Lesmo, Italia itu dipastikan tanpa gelar pada musim ini. Pasalnya, semua gelar baik juara dunia pembalap, konstruktor, serta tim berhasil diboyong oleh Honda.

Terkait Kegagalan Yamaha, Meregalli Tidak Akan Salahkan Pembalapnya

Vinales dan Rossi

Meski begitu, Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli tidak ingin menyalahkan kedua pembalap mereka, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Pria berpaspor Italia itu yakin kedua rider itu sudah memberikan penampilan terbaiknya.

“Pembalap kami selalu menekan dan memberikan segalanya, meski motor tidak bekerja sesuai dengan keinginan mereka. Mereka tidak patut disalahkan,” ungkap Meregalli sebagaimana diberitakan Speedweek pada Rabu (22/11/2017).

Penampilan Rossi dan Vinales membuat kedua pembalap tersebut digadang-gadang menjadi kandidat kuat juara MotoGP 2017. Terlebih Vinales yang berhasil menjadi meraih kemenangan dalam dua balapan pertama musim ini di Qatar dan Argentina.

Sementara itu, penampilan Rossi juga tidak kalah mengesankan. Pembalap 38 tahun tersebut selalu finis di posisi podium pada tiga balapan awal MotoGP 2017.

Sayang, Yamaha mulai mengalami masalah terutama memasuki paruh kedua MotoGP 2017. Pemilihan ban dan beberapa masalah lainnya ternyata sangat sulit untuk diselesaikan oleh tim berjuluk Gapu Tarla tersebut.

Hasilnya, Vinales dan Rossi terlempar dari persaingan memerebutkan gelar juara dunia MotoGP 2017. Top Gun –julukan Vinales– harus puas menutup musim di posisi tiga dengan raihan 230 poin, sementara Rossi menghuni tempat kelima setelah mengumpulkan 208 angka. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Horner Nilai Investasi Liberty Media Berdampak Positif di Masa Depan

Horner Nilai Investasi Liberty Media Berdampak Positif di Masa Depan

Milton Keynes – Bos Red Bull, Christian Horner, percaya bahwa investasi yang dilakukan Liberty Media ...