Home > Ragam Berita > Nasional > Pakar Hukum Menilai Penyidik Terburu-buru Menetapkan Status Tersangka Dhani

Pakar Hukum Menilai Penyidik Terburu-buru Menetapkan Status Tersangka Dhani

Jakarta – Abdul Fikchar Hadjar selaku Pakar hukum pidana kali ini ikut mengomentari kasus yang menimpa Ahmad Dhani. Dirinya memiliki penilaian bahwa penetapan sebagai tersangka ujaran kebencian adalah langkah yang terlalu cepat.

Pakar Hukum Menilai Penyidik Terburu-buru Menetapkan Status Tersangka Dhani

Jika kembali dilihat kebelakang, bunyi cuitan Ahmad Dhani di Twitter adalah “siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya”.

Pada kasus ini, Ahmad Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Maka dari itu Fikchar berkata “Seharusnya penyidik tidak terburu-buru menetapkan AD sebagai tersangka, mengingat cuitannya tersebut belum jelas. Siapa dan kepada siapa cuitannya itu ditujukan,”

“Tidak ada identifikasi nama orang di cuitan itu,” lanjutnya Fikchar.

Ketidak jelasan itu, kata Fikchar menjadikan sangkaan kabur atau tidak pasti, padahal hukum itu membutuhkan kepastian. Oleh karena itu, Fikchar berpendapat, tafsir hukum tidak bisa sembarangan diterapkan pada setiap pernyataan.

Meski demikian, terlepas dari persoalan itu. Fikchar menyebut polisi mempunyai kewenangan untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka.

“Jika AD merasa keberatan, terbuka mekanisme hukum untuk mempermasalahkannya melalui praperadilan,” pungkas dia.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Ditunjuk Sebagai Ketua DPR Gantikan Setya Novanto, Aziz Syamsuddin Segera Dilantik

Ditunjuk Sebagai Ketua DPR Gantikan Setya Novanto, Aziz Syamsuddin Segera Dilantik

Jakarta – Ketua Badan Anggaran DPR Aziz Syamsuddin disebut akan segera dilantik sebagai Ketua DPR ...