Home > Ragam Berita > Nasional > Pakar Hukum Pertanyakan Usul Pemberian Remisi kepada Ahok

Pakar Hukum Pertanyakan Usul Pemberian Remisi kepada Ahok

Jakarta – Rencana pemberian remisi kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipertanyakan oleh Mudzakir, pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia. Alasannya, mantan gubernur DKI Jakarta itu belum menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan, tetapi di Markas Komando Brigade Mobile Kelapa Dua, Depok.

Pakar Hukum Pertanyakan Usul Pemberian Remisi kepada Ahok

“Karena secara prinsip, seharusnya pelaksanaan hukuman itu di lembaga pemasyarakatan, bukan Mako Brimob,” ujar Mudzakir, 18 Desember 2017.

I Wayan Sudiarta, pengacara Basuki, menyayangkan pernyataan Mudzakir itu. “Dia kan ahli, tidak boleh ngomong sembarangan seperti itu,” kata Wayan pada Rabu (20/12/2017).

Menurut Wayan, pernyataan Mudzakir tidak mempunyai dasar hukum yang kuat. Bahkan, pernyataan itu dinilai hanya pendapat dan keinginannya sendiri. “Dia dulu menjadi ahli yang memberatkan Pak Ahok,” ujar Wayan.

Baca juga: Dwina Michaella Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus E-KTP

Wayan mengatakan, di Mako Brimob terdapat rumah tahanan. Dia menduga Mudzakir tidak tahu itu. Bukan hanya kliennya, sejumlah narapidana pernah ditempatkan di sana. “Sebelum Ahok sudah banyak yang ditahan di sana,” katanya.

Wayan menegaskan, dalam Keputusan Presiden nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, tempat tahanan tidak menjadi syarat pemberian remisi. Aturan itu hanya membahas tentang remisi khusus, umum dan tambahan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Fadli Zon Menyebut Dirinya Banyak Dimintai Kaos 2019 Ganti Presiden

Fadli Zon Menyebut Dirinya Banyak Dimintai Kaos 2019 Ganti Presiden

Jakarta – Melalui akun twitternya, kali ini Fadli Zon mengungkapkan bahwa dirinya sering dimintai kaos ...