Home > Ragam Berita > Internasional > Ayatollah Ali Khamenei Layangkan Kecaman kepada Trump

Ayatollah Ali Khamenei Layangkan Kecaman kepada Trump

Teheran – Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan hinaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap beberapa negara miskin membuktikan klaim Washington sebagai pembela hak asasi manusia palsu.

Ayatollah Ali Khamenei Layangkan Kecaman kepada Trump

“Orang yang saat ini menjabat di Amerika mengumumkan sikap negara ini dengan sangat gamblang dan terang-terangan,” kata Ayatollah Ali Khamenei pada Selasa (16/1/2018).

“Pendahulunya juga memiliki sikap yang sama tapi tidak mengumumkannya dengan jelas, dan contoh nyata dari sikap ini adalah pernyataannya baru-baru ini tentang Afrika, Amerika Latin dan berbagai ras yang merupakan contoh tindakan yang bertentangan dengan hak asasi manusia.”

Kabar bahwa Trump menggambarkan Haiti dan negara-negara Afrika sebagai “negara kumuh” memicu kecaman internasional.

Sebagaimana diberitakanq AFP pada Kamis (18/1/2018), Trump membantah menyampaikan komentar “menghina” mengenai warga Haiti — meski setidaknya satu senator menegaskan bahwa presiden tersebut menggunakan kata itu berulang kali pada Kamis dalam rapat di Gedung Putih mengenai imigrasi.

Otoritas Iran menggambarkan Amerika Serikat sebagai “Setan Hebat” dan kedua negara sudah menjadi musuh sejak revolusi Islam Teheran pada 1979.

Baca juga: Serangan Israel di Tepi Barat Tewaskan Warga Palestina

Amerika Serikat geram Iran mengenakan sanksi pada hakim tinggi dengan tuduhan melanggar hak asasi manusia selama gelombang protes anti-rezim yang menewaskan 21 orang dan menyebabkan ratusan orang ditahan.

Teheran juga menolak tuntutan Trump mengenai kebijakan tambahan untuk mempertahankan kesepakatan yang ditandatangani dengan negara kekuatan dunia pada 2015 untuk mengekang program nuklirnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Iran Tuding Amerika Kirim ISIS Ke Afghanistan

Iran Tuding Amerika Kirim ISIS Ke Afghanistan

Ankara – Kali ini AS dikabarkan telah mengirimkan kelompok militan ISIS ke Afghanistan dengan menggunakan ...