Jakarta – Perihal demo angkot beberapa waktu lalu, Andri Yansyah selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta ungkapkan sebuah solusi dimana dirinya menawarkan para sopir angkot Tanah Abang untuk ikut program OK Otrip yang digagas Pemprov DKI.

Kadishub DKI Tawarkan Keuntungan Untuk Sopir Angkot Yang Mau Gabung OK Otrip

Diungkapkan dalam pertemuan dengan perwakilan sopir angkot Tanah Abang, dirinya mengungkapkan bahwa “Sopir digaji satu kali UMP plus BPJS selama bekerja sembilan jam. Sebenarnya bekerjanya 8 jam karena ada sejam istirahat. Jadi enggak usah ngoyo lagi karena mereka nyari uang Rp 50.000 aja susah banget harus ngetem,”

Usai melakukan pertemuan, Andri mengklaim bahwa sejumlah perwakilan sopir angkot antusiasi mendengar tawaran itu. Namun, mereka harus membicarakan hal itu dengan sopir angkot lainnya.

“Makanya saya bilang tadi rayu tuh koperasi (operator) supaya mau gabung sama kami. Kan kami kerjasama dengan koperasi bukan perorangan. Tapi ini belum fix ya mereka sendiri kami beri kesempatan untuk berunding,” ujar Andri.

Sedangkan Gorlin Simbolon selaku perwakilan sopir angkot M08 memberikan konfirmasi terpisah dengan mengatakan bahwa tawaran yang diberikan oleh Andri bisa saja dipertimbangkan. Ini karena para sopir nantinya tidak akan bersusah payah untuk “kejar” setoran dengan bekerja dari pagi hingga malam.

“Kalau itu sudah jelas ibaratnya kami enggak terlalu capek lagi. Jadi gaji sudah sekian. Tapi benar juga, karena ini produk yang ditawarkan jadi belum tahu pasti (harus dipertimbangkan). Tapi harapannya tetap jalurnya dibuka kembali,” ujar Gorlin.

(Ikhsan Djuhandar – harainindo.com)