Jakarta – Negara Afghanistan baru saja tertimpa musibah serangan bom. Oleh karena itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke sana untuk menunjukkan rasa simpatinya. Hal itu menjadi sorotan dunia dimana upaya Negara Indonesia berusaha membangun perdamaian dunia.

Kunjungan Jokowi Ke Afghanistan Dianggap PAN Mencari Simpati Umat

Kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan

Mengetahui hal tersebut, Partai Amanat Nasional (PAN) memuji sikap sigap dari Presiden Jokowi. Meski begitu, terselip dugaan bahwa maksud dari kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan demi kepentingan politik domestik.

“Kita memahami, ke Bangladesh berbicara Rohingya, di Afghanistan membawa misi diplomasi kemanusiaan berkaitan dengan konflik yang berlanjut di sana. Saya kira memberikan perhatian yang konkret, pesan Indonesia ke Afghanistan bahwa kita ini berdiri dengan nasib yang sedang dialami oleh warga Afghanistan,” ujar Waketum PAN Hanafi Rais kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/01/2018).

Baca juga : Baru Saja Diresmikan Jokowi, Plafon Kantor Gubernur NTT Roboh

Menurutnya, kunjungan Presiden Jokowi ke negara-negara Islam dapat mengundang simpati dari Umat Islam di Indonesia. Hanafi mengatakan bahwa bisa saja hal tersebut menjadi salah satu modal Jokowi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Memang saya kira langkah Presiden ini tak lepas dari kebutuhan domestik di Indonesia sendiri, di mana simpati umat Islam jadi perhatian Presiden. Saya kira Presiden cukup cerdik di negara-negara Islam di Asia Selatan ini. Mungkin diharapkan simpati umat Islam ini bisa dipanen untuk 2019 dengan mengunjungi negara Islam di Asia Selatan, tapi itu persoalan lain,” jelasnya.
(Muspri-harianindo.com)