Home > Hiburan > Film > Iqbaal dan Vanesha Ceritakan Perjuangan Keras Mereka Dibalik Kesuksesan Film Dilan 1990

Iqbaal dan Vanesha Ceritakan Perjuangan Keras Mereka Dibalik Kesuksesan Film Dilan 1990

Jakarta – Film Dilan 1990 memang sukses menjadi film terlaris kedua sepanjang masa. Ternyata, dibalik kesuksesan film tersebut, terdapat perjuangan berat yang harus dilewati oleh para pemeran utamanya. Pemeran utama film tersebut yakni Vanesha Prescilla dan Iqbaal Ramadhan mau berbagi cerita bagaimana perjuangan mereka dalam menghayati peran sebagai Milea dan Dilan dalam film tersebut.

Iqbaal dan Vanesha Ceritakan Perjuangan Keras Mereka Dibalik Kesuksesan Film Dilan 1990

“Saya gugup setengah mati. Syuting hari pertama langsung mengendarai sepeda motor. Gugup karena sepeda motor di lokasi syuting berbeda dengan yang selama ini saya gunakan untuk latihan. Saya butuh adaptasi, apalagi langsung memboncengkan Milea,” beri tahu Iqbaal.

“Ini kali pertama saya syuting. Sepanjang hari itu saya bertanya kepada diri sendiri, ‘Gue bisa enggak, nih syuting film? Gue bisa enggak, menyelesaikan proyek ini?’ Bersyukur sekali saya bisa melakukannya,” timpal Vanesha.

Rasa gugup dan ragu-ragu tersebut memang menjadi salah satu dari sekian banyak masalah yang muncul di awal syuting film tersebut. Bahkan, keduanya teringat, sejak proyek film Dilan 1990 diumumkan, banyak yang mencibir, terlebih lagi ketika pemeran Iqbaal-Milea dibocorkan.

Tak sedikit yang mengatakan bahwa Iqbaal tidak pantas menjadi anggota geng motor. Di sisi lain, Vanesha yang tidak diketahui rekam jejaknya di industri film dinilai terlalu cantik. Hujan cibiran membuat mereka berusaha keras menjadi pasangan yang klop.

“Mau makan, mandi, membaca, atau BAB pun saya melakukannya selayaknya Dilan. Di mana pun, kapan pun, saya adalah Dilan,” Iqbaal bercerita.

“Saya juga seperti Iqbaal khususnya ketika reading. Ayah Pidi Baiq mengingatkan saya, ‘Kalau kamu menjadi Milea, berusahalah menjadi apa adanya karena kamu sendiri sudah sangat Milea.’ Saya membaca novel dan naskahnya berulang-ulang sampai saya merasa 50 persen diri saya adalah Milea,” tambah Vanesha.

Menurut Vanesha, proses syuting film tersebut tidak berjalan mulus. Bagian tersulit adalah adegan Milea mendatangi kantin sekolah lalu terlibat cekcok dengan Anhar (diperankan Giulio Parengkuan). Puncaknya, Anhar menampar Milea. Ketika itu, lanjut Vanesha, emosi Milea terkuras.

“Saya ditampar Anhar dan tamparannya betulan. Saya ditampar 15 kali. Pipi rasanya panas sekali. Tapi seru, saya pikir memang harus begitu untuk mendapatkan rasa sakit dan kecewa yang sebenarnya di depan kamera. Saya bersyukur bisa memperlihatkannya kepada penonton,” kenang adik Sissy Prescillia itu dengan mata berbinar.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)

x

Check Also

Nonton Avengers: Infinity War 3D, Pria Ini Meninggal Dunia

Nonton Avengers: Infinity War 3D, Pria Ini Meninggal Dunia

Jakarta – Hingga saat film Avengers: Infinity War masih merajai bioskop-bioskop di seluruh dunia dan ...