Home > Ragam Berita > Nasional > Pengedar Kokain Di Jakarta Ditembak Mati Oleh Polisi Karena Melawan Saat Ditangkap

Pengedar Kokain Di Jakarta Ditembak Mati Oleh Polisi Karena Melawan Saat Ditangkap

Jakarta – Seorang bandar narkotika jenis kokain terpaksa ditembak mati oleh satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membeberkan, pihak Ditnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menahan komplotan pengedar narkotika jenis kokain.

Pengedar Kokain Di Jakarta Ditembak Mati Oleh Polisi Karena Melawan Saat Ditangkap

“Tiga pengedar ditangkap di tiga tempat berbeda,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Awalnya, kasus tersebut bermula dari informasi dari masyarakat, bahwa ada seorang pelaku yang sering melakukan transaksi narkotika jenis kokain di wilayah mereka. Akhirnya, Penyidik bergerak menangkap pelaku yang berinisial J pada Minggu (15/4/2018). Dari tangan J, penyidik menyita beberapa barang bukti berupa 19,7 gram kokain dan 5 butir tablet ekstasi.

Menurut Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak, dari hasil interogasi yang telah dilakukan, J mengaku mendapatkan narkotika dari F. Pada hari yang sama, Penyidik pun berhasil menangkap F di Jalan Genting, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dari tangan F, disita juga beberapa barang bukti berupa 70,6 gram kokain, 1,7 kilogram serbuk ekstasi, 91 butir ekstasi, 3 alat timbang digital, dan 4 korek api gas.

“F mengaku bahwa narkotika yang ia punya merupakan milik D. D dan F membagi keuntungan atas penjualan narkotika. Rata-rata Rp 500 ribu keuntungan yang diberikan D kepada F,” ujar Calvin.

Calvin membeberkan, Pada Senin (16/4/2018), penyidik menangkap D di rumahnya di Perumahan Sunter Agung Permai, Jakarta Utara. Hasil pemeriksaan, ia mengaku mendapatkan narkotika dari A yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dari tangan D, disita barang bukti berupa Happy Five 12 butir.

“Pada 18 April 2018 kemarin, saat sedang diperiksa, D melawan petugas sehingga terpaksa kami tembak,” ujar Calvin.

D pun dinyatakan meninggal saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur lantaran kehabisan darah. Para tersangka bakal dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

(Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Djarot Menyebut Prabowo Tidak Pernah Jadi Kepala Daerah

Djarot Menyebut Prabowo Tidak Pernah Jadi Kepala Daerah

Jakarta – Mengenai berbagai kritikan yang dikirimkan kubu oposisi kepada kubu petahana, Ketua DPP PDIP ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135