Home > Ragam Berita > Nasional > LKSP: Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Sudirman Said

LKSP: Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Sudirman Said

Jakarta – Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LKSP) yang tergabung dalam LSI Denny JA merilis hasil survei terbaru terkait Pilkada Jawa Tengah 2018. Dari hasil survei, duet Ganjar Pranowo-Taj Yasin meraih 50,3 persen suara dukungan.

LKSP: Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Sudirman Said

Ganjar Pranowo

Angka yang diraih Ganjar-Taj Yasin ini mengungguli pasangan lawan Sudirman Said-Ida Fauziah yang mendapat 10,5 persen.

“Pasangan Ganjar-Taj Yasin didukung oleh 50,3 persen suara. Sementara Sudirman Said-Ida Fauziyah masih mengantongi 10,5 persen suara. Sedangkan 39,2 persen belum menyatakan sikap,” kata Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto Ciptoharjono pada Selasa (24/4/2018).

Keunggulan Ganjar Pranowo dari sang rival, lanjut Sunarto, dipengaruhi oleh sejumlah hal. Pertama, mulai dari popularitas Ganjar yang mencapai 89,5 persen. Sementara popularitas Sudirman Said baru mencapai 44,2 persen.

“Untuk popularitas dua kandidat wakilnya masih di bawah 30 persen,” ujarnya.

Survei itu juga menyebut jika persepsi masyarakat akan kepuasan kinerja juga tinggi. Sebanyak 57,6 persen menyatakan puas dan yang tidak puas 28,4 persen, sisanya menjawab tidak tahu.

Selain itu, penguat suara Ganjar-Yasin adalah perpaduan nasionalis dan agamis. Untuk daerah Jateng, merupakan lumbung suara PDIP. Duet Ganjar-Yasin juga didukung basis kelompok agamis dari figur Taj Yasin yang merupakan putra dari tokoh ulama berpengaruh di Jawa Tengah, Maimoen Zubair.

Baca juga: Jusuf Kalla Tegaskan Tidak Berminat Maju Dalam Pilpres 2019

Ganjar dinilai juga unggul dari segmen generasi milenial maupun generasi senior. Generasi milenial yang mencapai 42,38 persen dari total hampir 50 persen lebih yang mendukung Ganjar-Yasin.

Suara dukungan ini kian besar dengan sokongan koalisi partai yakni PPP,Golkar, Nasdem dan Demokrat. Namun, Sunarto menganalisis kondisi masih sangat dinamis dan sisa waktu dua bulan waktu kampanye. Jika tidak ada blunder besar serta kejadian ‘tsunami’ politik, paslon nomor urut satu itu akan diambang kemenangan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

SBY Tidak Hadir Dalam Sidang Tahunan MPR 2018

SBY Tidak Hadir Dalam Sidang Tahunan MPR 2018

Jakarta – Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tidak hadir dalam Sidang ...