Home > Ragam Berita > Nasional > Ketua DPR Akui Sangat Prihatin dengan Vonis Terhadap Setnov

Ketua DPR Akui Sangat Prihatin dengan Vonis Terhadap Setnov

Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku sangat prihatin atas vonis terhadap Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang di jatuhi hukuman 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Ia berharap Novanto nantinya dapat kuat menjalani keputusan itu.

Ketua DPR Akui Sangat Prihatin dengan Vonis Terhadap Setnov

“Kami sangat prihatin dengan vonis kemarin, kami berharap Pak Novanto dan keluarga diberikan ketabahan dalam menjalani cobaan ini, saya yakin beliau bisa melewati dengan baik dan kembali berkumpul dengn keluarga,” kata Bamsoet di Gedung DPR, Senayan, Rabu, (25/4/2018).

Dalam putusannya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Setya Novanto dengan hukuman 15 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP. Mantan ketua DPR RI itu juga diwajibkan membayar denda Rp500 juta subsidair tiga bulan kurungan.

Bamsoet mengungkapakan, meski telah dihukum Novanto tetap memiliki kesempatan apabila menolak putusan tersebut namun katanya, hal itu tergantung pertimbangan keluarga apakah akan digunakan atau tidak sebab KPK juga dapat melakukan hal yang sama.

“Dalam aturan UU yang ada, Pak Novanto msih punya kesempatan untuk melakukn banding, kasasi mupun PK, tetapi semua kembali kepada pak Novanto dan keluarga apakah akan menggunakan itu atau tidak karena KPK juga mempertimbangkan untuk banding pada putusan itu,” ungkapnya.

Baca juga: BNN Berhasil Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia

Sebagai mantan Ketua Umum Golkar kata Bamsoet, dirinya menghormati apapun yang menjadi keputusannya. “Jadi harapan saya tentu Pak Novanto sebagai mantan Ketua Umum Golkar, kami tetap menghormati sebagaai salah satu mahkota partai sampai kapanpun kami akan menghormati,” terangnya.

Dalam pertimbangannya sebelum vonis, hakim menyatakan bahwa hal-hal yang memberatkan terdakwa di antaranya tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. Hal meringankan di antaranya tidak pernah dihukum, berlaku sopan di persidangan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Ratna Sarumpaet Tuding Ada Dana Bantuan Untuk Papua Rp 23 Triliun Diblokir Oleh Pemerintah Jokowi

Ratna Sarumpaet Tuding Ada Dana Bantuan Untuk Papua Rp 23 Triliun Diblokir Oleh Pemerintah Jokowi

Jakarta – Ratna Sarumpaet kali ini kembali bikin heboh lantaran tudingannya kepada pemerintah yang melakukan ...