Home > Ragam Berita > Nasional > Sam Aliano : “ISIS Kalau Berani Lawan Saya Saja”

Sam Aliano : “ISIS Kalau Berani Lawan Saya Saja”

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini Indonesia sedang rawan adanya aksi terorisme yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Diawali dengan adanya kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Depok, pengeboman yang terjadi secara beruntuk di tiga gereja di Surabaya, pengeboman yang terjadi di rusunawa Sidoarjo, penyerangan Mapolrestabes Surabaya dan terakhir penyerangan di Mapolda Riau.

Sam Aliano : "ISIS Kalau Berani Lawan Saya Saja"

Sam Aliano : “ISIS Kalau Berani Lawan Saya Saja”

Aksi terorisme tentu saja mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya pengusaha muda Sam Aliano. Pria yang sempat menghebohkan Indonesia lantaran pencalonannya sebagai capres ini kembali membuat heboh dengan mengadakan sebuah sayembara.

Dia bakal menghadiahi Rp 1 miliar bagi siapapun yang menemukan dalang aksi teror bom di Surabaya Minggu kemarin.

“Saya akan berikan Rp 1 miliar kepada warga uang bisa menyerahkan otak teroris kepada pihak kepolisian 1×24 jam,” kata Sam seperti yang dilansir dari Jawapos, Selasa (15/05/2018).

Baca juga : Cegah Terorisme, Pengamat Minta Waspadai Media Sosial

Sam mengatakan bahwa dirinya berharap agar otak pelaku teroris tersebut bisa ditangkap sebelum kabur ke luar negeri. Ia pun merasa marah melihat puluhan nyawa melayang akibat ulah keji pelaku teror tersebut.

“Saya ingin otak teroris gantung di Monas,” tegasnya.

Bahkan politikus Partai Islam Damai Aman (Idaman) ini pun menantang ISIS yang disinyalir dalang kebiadaban teror tersebut untuk melawan dirinya saja.

“Saya tidak takut dengan ISIS. ISIS kalau berani lawan saya saja, jangan lawan warga sipil yang tidak bersalah,” pungkasnya.
(MUspri-harianindo.com)

x

Check Also

Diisukan Selingkuh, Fadli Zon : "Itu Cara PKI Lakukan Pembunuhan Karakter"

Diisukan Selingkuh, Fadli Zon : “Itu Cara PKI Lakukan Pembunuhan Karakter”

Jakarta – Baru-baru ini, beredar isu yang menyebut Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dituduh ...