Home > Ragam Berita > Nasional > Sam Aliano Janjikan Rp 5 Miliar Untuk Yang Bisa Menangkap Otak Teroris

Sam Aliano Janjikan Rp 5 Miliar Untuk Yang Bisa Menangkap Otak Teroris

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini Indonesia sedang rawan adanya aksi terorisme yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Diawali dengan adanya kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Depok, pengeboman yang terjadi secara beruntuk di tiga gereja di Surabaya, pengeboman yang terjadi di rusunawa Sidoarjo, penyerangan Mapolrestabes Surabaya dan terakhir penyerangan di Mapolda Riau.

Sam Aliano Janjikan Rp 5 Miliar Untuk Yang Bisa Menangkap Otak Teroris

Sam Aliano Janjikan Rp 5 Miliar Untuk Yang Bisa Menangkap Otak Teroris

Menanggapi peristiwa tersebut pengusaha muda Sam Aliano membuat sebuah sayembara yang menghebohkan publik. Sam mengatakan bahwa bagi seluruh masyarakat yang bisa menemukan dalang aksi teror bom yang terjadi di kawasan Surabaya dan beberapa daerah lainnya, dia siap membayar Rp 1 miliar.

“Saya akan berikan Rp 1 miliar kepada warga uang bisa menyerahkan otak teroris kepada pihak kepolisian 1×24 jam,” ujar Sam seperti yang dilansir dari Jawapos, Selasa (15/05/2018).

Rupanya hal itu membuat Sam menjadi tidak sabar. Dia ingin agar masyarakat ikut aktif mengungkap siapa saja pelaku teror itu. Oleh karena itu dia menaikkan uang sayembara ke nominal yang menggiurkan.

Baca juga : Sebut Bom Surabaya Hanya Rekayasa, Kepsek Ini Dijadikan Tersangka

Tidak tanggung-tanggung, dia menaikkan uang sayembara dari Rp 1 miliar menjadi Rp 5 miliar bagi siapa saja yang bisa menangkap otak pelaku teror.

Alasannya Sam menilai bahwa kekejaman para pelaku teror harus segera diatasi. Oleh sebab itu, dia menyiapkan uang dalam pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 5 miliar. Apalagi di bulan puasa ini masyarakat seharusnya tidak ditakuti oleh teror-teror.

“Ini bulan Ramadan, bulan suci. Demi rakyat, saya sudah siapkan bagi otak teroris itu. Saya siapkan Rp 5 miliar bagi warga yang bisa mengantarkan teroris itu ke pihak kepolisian,” ujar Sam Aliano dalam konfrensi pers di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Kamis (17/05/2018).

“Karena biar cepat tangkap pelaku. Karena itu, biar otak teroris tangkap cepat dan kita tidak biarkan membunuh orang,” sambungnya.
(Muspri-harianindo.com)

x

Check Also

Perbakin Tegaskan Senjata Api Otomatis Dialarang untuk Kegiatan Olahraga

Perbakin Tegaskan Senjata Api Otomatis Dialarang untuk Kegiatan Olahraga

Jakarta – Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) melarang senjata otomatis, baik asli maupun hasil modifikasi, untuk ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135