Home > Ragam Berita > Nasional > Budi Karya Tegaskan Jumlah Pemudik dengan Motor Menurun

Budi Karya Tegaskan Jumlah Pemudik dengan Motor Menurun

Jakarta – Jumlah penggunaan kendaraan bermotor roda dua yang digunakan pemudik, hingga H-2 Lebaran 2018, mengalami penurunan signifikan, jika dibandingkan kondisi mudik pada 2017. Hal ini, juga mendorong penurunan tingkat kecelakaan mudik 2018.

Budi Karya Tegaskan Jumlah Pemudik dengan Motor Menurun

Menhub Budi Karya

Posko Angkutan Lebaran 2018 Kementerian Perhubungan mencatat, kendaraan roda dua yang mengarah keluar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) alami penurunan sebesar 76,9 persen, jika dibandingkan tahun lalu. Atau, dari yang berjumlah 519 pada 2017, di periode yang sama menjadi 120 kendaraan.

Adapun untuk jumlah kecelakaan lalu lintas yang terpantau posko, telah mengalami penurunan sebesar 33 persen, jika dibandingkan H-2 di 2017. Di mana pada 2017, terjadi sebanyak 192 kecelakaan, sedangkan 2018 terjadi 128 kecelakaan lalu lintas.

Menteri perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, penurunan tersebut utamanya disebabkan semakin meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap imbauan pemerintah untuk menghindari penggunaan kendaraan roda dua. Hal ini, berarti sudah semakin pedulinya masyarakat terhadap keamanan selama mudik Lebaran.

“Kalau saya rada GR, promosi kami untuk mengimbau masyarakat itu didengar juga, saya ucapkan terima kasih, karena bahaya sekali jumlah motor berbanding lurus dengan laka (kecelakaan lalu lintas). Kalau motornya turun, lakanya juga turun,” ucapnya, saat ditemui di Posko Kemenhub, Kamis (14/6/2018).

Baca juga: PT KCI Tegaskan KRL Beroperasi Normal Selama Libur Lebaran

Selain itu, kata dia, upaya pemerintah untuk memicu pemudik agar tidak menggunakan kendaraan roda dua juga berhasil. Salah satunya mudik gratis bagi pengguna kendaraan bermotor melalui kapal laut, truk, maupun kereta api yang telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

“Saya tidak bisa frontal mengatakan enggak boleh, coba bayangin mereka ke kampung, kampungnya ke daerah ke mana-mana, dia mau keliling kunjungkan mesti pakai motor, cost lagi kalau tidak. Jadi, makanya harus kami pikirkan (dengan mudik gratis tersebut),” ungkapnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Polda Metro Jaya : Penyebutan Jendral Polri oleh Novel Baswedan Masih Sebatas Asumsi

Polda Metro Jaya : Penyebutan Jendral Polri oleh Novel Baswedan Masih Sebatas Asumsi

Jakarta – Polda Metro Jaya masih belum bisa mengungkap siapa sosok di balik penyiraman air ...