Home > Ragam Berita > Internasional > Inilah Alasan Raja Salman Pecat Kepala Hiburan Arab Saudi

Inilah Alasan Raja Salman Pecat Kepala Hiburan Arab Saudi

Riyadh – Raja Arab Saudi, Mohammed bin Salman, memecat kepala hiburan negara setelah warga Arab Saudi konservatif melalui media sosial, mengecam pertunjukan sirkus Rusia yang melibatkan perempuan dalam pakaian ketat.

Inilah Alasan Raja Salman Pecat Kepala Hiburan Arab Saudi

Raja mengeluarkan dekrit kerajaan yang membebaskan Ahmed al-Khatib dari jabatannya sebagai kepala Otoritas Hiburan Umum pada Senin malam, 18 Juni 2018. Surat kabar Sabq melaporkan pada Selasa bahwa al-Khatib dipecat karena reaksi publik atas sirkus Rusia, yang diselenggarakan di Riyadh.

Sebuah tagar berbahasa Arab di Twitter bertuliskan “Wanita Rusia Telanjang di Riyadh” menjadi tren di Arab Saudi dengan komentar oleh orang-orang yang kesal dengan penampilan para wanita Rusia, termasuk seorang artis trapeze, yang mengenakan pakaian ketat selama pertunjukan, seperti dilaporkan Associated Press, 20 Juni 2018.

Sirkus itu, yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga 19 Juni, dimaksudkan untuk dukungan kepada tim nasional Arab Saudi di Piala Dunia di Rusia 2018. Belum jelas apakah sisa agenda pertunjukan di Riyadh telah dibatalkan atau diubah.

Baca juga: UNHCR Akui Ada Puluhan Ribu Orang Jadi Pengungsi Tiap Hari

Dilansir dari Russia Today, rekaman pertunjukkan yang menampilkan satu pemain perempuan yang mengenakan pakaian merah muda ketat dan seorang pemain trapeze perempuan dengan pakaian ketat berwarna putih, tersebar di YouTube dan menjadi perbincangan di Arab Saudi. Sabq melaporkan bahwa pertunjukan itu membuat marah kaum konservatif Saudi, yang mengatakan pemain sirkus perempuan mengenakan pakaian tidak senonoh dalam pertunjukan.

Reformasi hiburan yang dilakukan Mohammed bin Salman diyakini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan citra negara di luar negeri tetapi juga untuk mendorong penduduk setempat untuk menghabiskan lebih banyak uang di rumah, daripada di negara-negara tetangga yang memiliki hiburan lebih banyak. Awal tahun ini, General Entertainment Agency mengumumkan akan meningkatkan jumlah festival dan konser tahun ini dengan menginvestasikan sekitar US$ 64 miliar atau Rp 894 triliun ke industri hiburan selama sepuluh tahun ke depan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

SPRM Kembali Menahan Najib Razak Terkait Kasus 1MDB

SPRM Kembali Menahan Najib Razak Terkait Kasus 1MDB

Kuala Lumpur – Komisi Pemberantasan Korupsi atau Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) telah menahan bekas ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135