Jakarta – Kemarin akhirnya Sandiaga Uno memperbarui laporan harta kekakayaannya kepada KPK. Saat mendatangi kantor lembaga antirasuah tersebut, dirinya ditemani oleh Sudirman Said.

Laporan Terbaru Harta Kekayaan Sandiaga Mengalami Kenaikan Rp 1,2 Triliun

Sesuai dengan yang tercantum di aplikasi LHKPN hari ini, total harta kekayaan Sandiaga mencapai Rp 5.099.960.524.965. Harta kekayaan Sandiaga ini naik sebesar Rp 1.243.197.232.309 dibanding yang dia laporkan pada 29 September 2016.

Sebelum maju Pilgub DKI pada tahun 2016, total harta kekayaan Sandiaga sebesar Rp 3.856.763.292.656. Mantan bos Saratoga Group tersebut memiliki harta yang tidak bergerak, berupa tanah dan bangunan senilai Rp 113.516.301.444. Harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya senilai Rp 375.000.000 dan harta bergerak lainnya senilai Rp 3.200.000.000

Sandi juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 3.721.379.813.530 serta giro dan setara kas Rp 12.899.258.838. Ada juga piutang sebesar Rp 13.834.597.000 dan USD 2.465.841.

Harta Sandi tahun itu mencapai Rp 3.865.204.970.812 dan USD 34.001.063. Setelah dikurangi utang sebesar Rp 8.441.678.156 dan USD 23.653.682, total harta kekayaannya mencapai Rp 3.856.763.292.656 dan USD 10.347.381.

Jika dibandingkan, maka tahun ini harta kekayaan Sandiaga mengalami kenaikan sebesar Rp 1.243.197.232.309 menjadi Rp 5.099.960.524.965. Terlihat dalam LHKPN harta Sandi yang mengalami kenaikan jumlah nilai antara lain surat berharga. Pada 2016, surat berharga milik Sandi sebesar Rp 3.721.379.813.530, tahun ini menjadi 4.707.615.685.758.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)