Jakarta – Insiden perusakan baliho selamat datang SBY serta spanduk hingga bendera Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau kemarin membuat SBY selaku Ketum Partai Demokrat merasa kecewa.

Balihonya Dirusak, SBY Merasa Diinjak-injak

Saat ditemui media kemarin, beliau usai mengecek langsung dan berkata “Saya subuh dini hari tadi mendapatkan laporan bahwa telah terjadi perobekan, perusakan, dan bahkan pembuangan ke parit-parit baliho selamat datang terhadap kunjungan saya, bendera-bendera Partai Demokrat. Dan saya tidak langsung percaya karena saya mengenal, akhlak dan perilaku saudara-saudara kami, masyarakat Riau,”

“Saya mengenal penghormatan rakyat terhadap nilai-nilai demokrasi, kebebasan, dan keadilan, tapi sekjen kami dengan para pemimpin Partai Demokrat Riau, Pekanbaru, kerja hingga dini hari memang itu terjadi. Bukan hoax atau hoaks. Bukan fitnah. Saya ingin menyaksikan sendiri supaya saya tidak mendapatkan laporan yang keliru,” sambungnya.

“Lebih baik kita mengalah dan diturunkan daripada kita menyaksikan bendera kita, baliho-baliho yang tidak bersalah dirobek, diturunkan, diinjak-injak, dibuang ke selokan. Sama dengan menginjak-injak saya, merobek saya, dan membuang saya ke selokan. Lebih baik kita mengalah, turunkan semua, hari ini,” tegasnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)