Jakarta – Caleg DPR RI dari PAN yang juga mantan presenter reality show, Mandala Abadi atau Mandala Shoji dituntut 6 bulan penjara dan denda Rp5 juta subsider 1 bulan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

PN Jakpus Jatuhi Hukuman Enam Bulan Penjara kepada Mandala Shoji

Mandala dan Caleg DPRD DKI Lucky Andriyani diyakni jaksa bersalah membagikan kupon umrah dan doorprize saat berkampanye di Pasar Gembrong, Joharbaru, Jakarta Pusat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andri Saputra dalam tuntutannya mengatakan, Mandala Abadi dan Lucky Andriyani terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemilihan umum Pasal 523 Ayat (1) juncto Pasal 280 Ayat (1) huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Jaksa menyebut apabila mereka terpilih sebagai anggota DPR RI dan DPRD Provinsi DKI Jakarta nantinya yang akan mendapatkan hadiah umrah sekitar 1 atau 2 orang. Namun belum dipastikan perencanaan umrah berapa hari dan kemana saja.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andri Saputra dalam tuntutannya mengatakan, Mandala Abadi dan Lucky Andriyani terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemilihan umum Pasal 523 Ayat (1) juncto Pasal 280 Ayat (1) huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Jaksa menyebut apabila mereka terpilih sebagai anggota DPR RI dan DPRD Provinsi DKI Jakarta nantinya yang akan mendapatkan hadiah umrah sekitar 1 atau 2 orang. Namun belum dipastikan perencanaan umrah berapa hari dan kemana saja.

Baca juga: Bupati Lampung Selatan Akui Sebagian Dakwaan JPU KPK

Usai pembacaan tuntutan, kuasa hukum Mandala Muhammad Rullyandi langsung memberikan pembelaan. Dalam pembelaannya, Rullyandi mengatakan, kliennya tidak membagikan langsung kupon tersebut, melainkan hanya datang atas undangan terdakwa 2, yakni Lucky.

“Bahwa Mandala tidak mengetahui dan tidak menyuruh pembagian kupon undian umroh, Mandala juga tidak mendapat keuntungan apapun dari kegiatan tersebut, ia hanya diundang dan malah dirugikan karena tercemar nama baiknya,” kata Rully di PN Jakpus pada Senin (17/12/2018). (Tita Yanuantari – harianindo.com)