Madrid – Karel Abraham adalah rider anyar Reale Avintia. Dia menjelaskan sangat sulit melalui musim 2018. Itu pun menjadi yang tersulit selama berkarier di MotoGP. Dia pun tidak bisa memperoleh hasil saat akhir musim.

Inilah Alasan Karel Abraham Dapat Hasil Buruk di MotoGP 2018

Abraham pun harus puas finis di urutan ke-23 MotoGP 2018. Dia hanya mengoleksi 12 poin. Di musim tersebut, Abraham kerap mengakhiri balapan di posisi ke-15.

Dia pun hanya memperoleh hasil apik di urutan ke-11 ketika saat mengaspal di seri Australia. Torehan itu didapar saat menunggangi Desmosedici GP17 milik Alvaro Bautista. Namun, Abraham sulit bersaing saat menunggangi Desmosedici GP16.

Pembalap berpaspor Republik Ceko itu merasa sangat tidak puas dengan pencapaiannya di MotoGP 2018. Abraham mengaku sudah bekerja sangat keras namun hal itu percuma karena tetap mendapatkan hasil yang terbaik. Karenanya ia berharap bisa tampil baik di Reale Avintia yang akan menggunakan Desmosedici GP18.

“Tentu saja hal itu tidak menyenangkan seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya (MotoGP 2017). Pada musim 2017 kami jauh lebih cepat dan bisa menunjukkan apa yang bisa kami perbuat. Akan tetapi di musim (2018) jelas tidak mungkin karena menggunakan GP16. Meskipun sudah bekerja keras, namun sangat sulit untuk mencapai hasil yang baik,” ucap Abraham sebagaimna diberitakan Speedweek pada Senin (7/1/2019). (Tita Yanuantari – harianindo.com)