Home > Ragam Berita > Internasional > Otoritas Thailand Tegaskan Tidak Akan Mengusir Pencari Suaka

Otoritas Thailand Tegaskan Tidak Akan Mengusir Pencari Suaka

Bangkok – Otoritas Thailand mengambil keputusan untuk tidak memaksa para pencari suaka kembali ke negaranya, setelah kasus gadis Arab Saudi yang kabur dari keluarganya.

Otoritas Thailand Tegaskan Tidak Akan Mengusir Pencari SuakaOtoritas Thailand Tegaskan Tidak Akan Mengusir Pencari Suaka

Thailand bukanlah penandatangan konvensi PBB tentang pengungsi dan sebelumnya dikecam karena menahan atau mendeportasi mereka, di mana mereka pada akhirnya menghadapi penjara.

Semua itu berubah ketika Rahaf Mohammed al-Qunun (18) menggegerkan dunia dengan serangkaian kicauannya di Twitter saat ditahan di bandara Bangkok, dalam upayanya mencari suaka ke Australia.

Rahaf mengaku nyawanya terancam jika dipulangkan oleh otoritas Thailand. PBB turut tangan menangani nasib gadis tersebut, yang kemudian berhasil mendapat suaka di Kanada pada Sabtu lalu.

Sebagaimana diberitakan AFP pada Kamis (17/1/2019), Kepala Imigrasi Thailadn Surachare Hakparn mengatakan, otoritas akan mengambil pendekatan baru.

“Tidak akan ada seorang pun tidak dengan kehendaknya untuk dikirim kembali ke negaranya, jika mereka tidak ingin dipulangkan,” katanya.

“Kami sekarang akan mengikuti norma-norma internasional,” imbuhnya.

Namun, pernyataannya disambut dengan keraguan karena kasus pemain sepak bola asal Bahrain, Hakeem Alaraibi, yang ditahan pada November lalu.

Meski telah mendapat izin tinggal permanen di Australia, Alaraibi dihentikan oleh pihak berwenang ketika berada di Bangkok untuk memulai liburan.

Baca juga: Theresa May Bakal Siapkan Agenda Solutif untuk Brexit

Dia menjadi buronan atas tudingan merusak kantor polisi selama berlangsungnya Arab Spring di Negara Teluk. Kelompok HAM menilai, dia hanya dipermainkan dan tuduhan itu palsu.

Surachate menilai, kasus yang menimpa atlet tersebut berbeda karena terdapat surat perintah penangkapan di Bahrain. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

ISIS Ingin Merubah Marawi di Filipina Menjadi Ibu kota Kekhalifahan di Asia Tenggara

ISIS Ingin Merubah Marawi di Filipina Menjadi Ibu kota Kekhalifahan di Asia Tenggara

Jakarta – Marawi di Filipina terkenal sebagai kota Muslim terbesar dengan lebih dari 200 ribu ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135