Jakarta – Ratna Sarumpaet selaku terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, terlihat pasrah ketika majelis hakim yang mengadili kasusnya lagi-lagi menolak permohonannya untuk menjadi tahanan kota.

Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet Kembali Ditolak Oleh Hakim

“Gak tahu lagi, Mbak. Sabar aja,” kata Ratna kepada wartawan ketika ditanya tanggapannya terkait penolakan hakim itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, usai persidangan, Selasa (9/4/2019).

Dalam sidang yang berlangsung hari ini, majelis hakim kembali menolak permohonan Ratna untuk menjadi tahanan kota. Permohan tersebut sudah dua kali dilayangkan oleh kuasa hukum Ratna. Ketua Majelis Hakim, Joni, mengatakan jika pihaknya telah mempertimbangkan permohonan kuasa hukum serta pertimbangan dari jaksa penuntut umum (JPU).

“Majelis bermusyawarah, belum dapat mengabulkan permohonan penasihat hukum terdakwa,” kata Joni.

Ratna sudah pernah melayangkan permohonan serupa. Permohonan itu tidak diterima hakim dalam sidang pada 6 Maret lalu. Ratna mengajukan permohonan menjadi tahanan kota karena merasa tidak nyaman dengan kondisi Rumah Tahanan Mapolda Metro Jaya, tempat dia tahan saat ini.

Ratna didakwa dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana. Jaksa juga mendakwa Ratna dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)