Jakarta – Mengomentari imbauan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang meminta pendukungnya agar tak turun aksi, Hidayat Nur Wahid (HNW) seiya sekata dengan pasangan nomor urut 02 itu.

Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, seruan tersebut menunjukkan bahwa MK harus berlaku adil demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Prinsipnya agar pendukung 02 dalam tanda kutip tidak demo ke MK. Jadi tentu maksudnya agar kita memberikan ruang seluasnya bagi MK melaksanakan kewenangannya,” ujar HNW di Jakarta, Kamis (13/06/2019).

Baca Juga: Tim 02 Lakukan “Perjuangan Suci” di Sidang MK Dengan Mengutip Ayat Alquran

HNW berpendapat bahwa MK adalah satu-satunya lembaga negara dengan ekspektasi para anggotanya merupakan seorang negarawan yang tak membela kepentingan siapapun. Maka dari itu, ia berharap supaya MK mampu menyelesaikan kasus sengketa Pilpres seadil mungkin.

“Karenanya, bola ada di tangan MK, sudah menjadi keharusan MK untuk betul-betul membuktikan bahwa MK itu negarawan, betul-betul bisa menegakkan hukum yang adil, yang benar mengoreksi kecurangan, mengoreksi ketidakadilan,” kata HNW.

Politisi PKS itu juga menambahkan bahwa hidup dan mati demokrasi di mata masyarakat tergantung pada bagaimana MK mengeluarkan keputusannya.

“Jadi kepercayaan dari Pak Prabowo hendaknya dimaksimalkan oleh MK untuk membuktikan bahwa mereka adalah betul-betul bisa diharapkan untuk menegakkan hukum, taat pada konstitusi, dan takut kepada Allah,” tandasnya. (Elhas-harianindo.com)