Jakarta – Menanggapi pernyataan Bambang Widjojanto (BW) yang menyebut ada saksi dari kubu Prabowo-Sandi yang ketakutan, tim hukum Jokowi-Ma’ruf mengatakan bahwa pernyataan BW tersebut tidak jelas. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu anggota tim hukum Jokowi-Ma’ruf, Taufik Basari.

“Saya menyarankan jika melontarkan isu, Mas BW memberikan keterangan yang jelas dan lengkap karena jika melontarkan isu yang tidak lengkap akan menimbulkan insinuasi, seolah-olah pihak tertentu menjadi tertuduh dan ini sangat tidak baik. Kalau memang ada suatu kejadian, semestinya sampaikan secara lengkap siapa yang terancam, bagaimana ancamannya dan kalau bisa diidentifikasi siapa pengancamnya. Lalu lakukan tindakan hukum dengan cara membuat laporan kepada pihak berwajib sehingga menjadi jelas,” kata Taufik pada Senin (24/06/2019).

Baca Juga: Jelang Sidang Putusan MK, Kubu Prabowo Minta Pendukungnya Berdoa

Menurut Taufik Basari, susah baginya agar mempercayai ucapan BW terkait isu ancaman saksi. Ia sempat menyebut ketika kubu Prabowo-Sandi meminta jaminan keamanan para saksinya kepada majelis hakim MK yang terkesan berlebihan. 

“Bagaimana kita mau percaya ada isu ancaman terhadap saksi pasca sidang MK jika Mas BW ketika di persidangan sempat menarasikan adanya ancaman bagi saksi yang akan memberikan keterangannya di MK sampai-sampai harus ke LPSK dan meminta MK memerintahkan LPSK. Ketika dikonfirmasi kepada saksi di persidangan ternyata tidak ada satu pun saksi yang menyatakan diancam untuk memberi keterangan di persidangan,” ungkap Taufik Basari. 

Atas dasar itulah, Taufik Basari meminta BW agar tidak lagi membangun narasi yang hanya sebatas drama.

“Berarti narasi yang dibangun Mas BW tersebut terbukti hanya drama yang terbantahkan di persidangan. Jadi sudahlah, jangan terlalu banyak dramanya,” pungkas Taufik Basari. (Elhas-harianindo.com)