Jakarta – Kawasan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) nampak didatangi oleh puluhan massa aksi yang membawa poster-poster dan satu unit mobil komando. Salah satu massa mengaku bahwa mereka tergabung dalam aksi halalbihalal yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni 212.

“Ya kami peserta halalbihalal,” ujar salah satu anggota massa Abdullah pada Senin (24/06/2019).

Menurut Abdullah, aksi tersebut sengaja dilakukan untuk meminta independensi MK terkait putusan dalam gugatan Pilpres 2019. Kegiatan tersebut sedianya akan berlangsung hingga putusan diumumkan. Abdullah juga mengklaim bahwa aksi halalbihalal akan berlangsung damai.

Baca Juga: PP Pemuda Muhammadiyah: “Halalbihalal Bukan Aksi Menekan Hakim Untuk Melakukan Putusan”

Sebelumnya, PA 212 melalui juru bicaranya menyebut bahwa aksi halalbihalal tersebut sengaja diselenggarakan demi mendorong majelis hakim konstitusi agar segera mendiskualifikasi calon presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin. Tak hanya itu, mereka juga meminta majelis hakim untuk adil dan tidak terpengaruh pihak lain.

“Tuntutannya agar hakim MK bertindak adil dan tidak takut akan intervensi dari pihak mana pun untuk segera mendiskualifikasi Jokowi – Ma’ruf,” ujar Novel Bamukmin pada Minggu (23/06/2019).

Lebih lanjut, Novel memaparkan bahwa pada tanggal 24, 25, 27, dan 28 Juni 2019 akan ada aksi-aksi dari ormas lain. Meskipun demikian, ia tak menyebut secara jelas siapa saja ormas yang dimaksud. (Elhas-harianindo.com)