JAKARTA – Melalui laporan dari beberapa situs media China, Apple diwacakan akan membuat iPhone terbaru untuk pasar China. Kehadiran iPhone di China akan berdampak pada persaingan ketat dengan produsen seperti Oppo dan Huawei.

Dilansir 9to5mac, Rabu (03/07/2019), laporan juga mengatakan tentang sensor Face ID yang dihilangkan untuk menekan biaya. Sebagai gantinya, Apple seharusnya menambahkan kembali Touch ID ke produk iPhone flagship mereka, baik di bagian belakang ponsel atau sebagai sensor di bawah layar.

Apple telah menganggarakn secara khusus untuk pasar China sebelumnya. Misalnya, perusahaan telah menyediakan iPhone XS dan iPhone XR dengan versi dual-SIM fisik, sedangkan di wilayah lainnya hanya bisa menggunakan dual SIM dengan kombinasi eSIM serta satu kartu SIM fisik.

Isu yang telah tersebar ini mungkin masih terlihat abu-abu. Akan tetapi, ide perihal fitur Touch ID di bawah layar tampaknya bukanlah sesuatu yang baru, yang mana rumor pernah berkembang menjelang redesign 2017 dan Apple masuk ke Face ID dengan iPhone X.

Isu tersebut masih perlu diklarifikasi kebenarannya. Bila tujuan menghapus Face ID adalah untuk menekan harga, justru Apple bisa mengeluarkan komponen yang mahal bila menerapkan fitur penggantinya, yaitu fitur pengenalan sidik jari di bawah layar. (Hari-harianindo.com)