Jakarta – Anggota Polri harus terlihat memiliki postur badan yang bugar dan proporsional. Karena itu, begitu ada anggota yang terlalu gemuk, sudah pasti menajdi sorotan institusi Bhayangkara. Polisi-polisi gendut itu pun bakal masuk dalam daftar program diet.

Contohnya, sebanyak 50 anggota Polri yang kini sedang menjalani program diet di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Jawa Timur, dari 15 sampai 26 Juli 2019. Mereka yang ‘digembleng’ di sini, rata-rata memiliki ukuran tubuh yang besar alias gendut. Ada juga yang berpotensi kegemukan.

“Mereka mengikuti program penurunan indeks masa tubuh bagi personel yang overweight,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, pada Sabtu 20 Juli 2019.

Dia memaparkan, yang turut dalam program diet tersebut terdaapat 50 polisi dari Polda Jatim. Mereka menjalani program diet dari 15 sampai 26 Juli 2019. Oleh instruktur, mereka diberi kegiatan yang membantu menurunkan berat badan.

“Kegiatan olah gerak tubuh yang dapat membakar lemak,” ujar Barung.

“Seperti lari dengan menggunakan jaket parasut, longmarch, senam aerobik, renang, dan lain-lain. Juga diberikan materi psikologi. Pola makan dan menu juga disesuaikan untuk menunjang pencapaian tujuan dari program ini,” tambahnya.

Kegiatan program diet tersebut tidak dilakukan dengan sembarangan. Ada tim dari Bidang Dokter Kesehatan Polda Jatim yang memberikan arahan dan pengawasan pada setiap kegiatan yang dijalankan, termasuk soal asupan makanan.

“Berdasarkan petunjuk dari ahli gizi dari Bidang Dokkes Polda Jatim,” pungkas Barung. (Hari-harianindo.com)