Jakarta – Sebelumnya, diumumkan bahwa PT Astra International memenangkan tender pengadaan mobil dinas baru menteri. Baru-baru ini, dikabarkan bahwa mobil yang dipilih sebagai kendaraan dinas menteri periode 2019-2024 adalah jenis Toyota Crown Hybrid.

Pengumuman mengenai jenis mobil terpilih itu dirilis oleh Kementerian Sekretariat Negara melalui situs resminya. Diketahui bahwa kementerian tersebut sebelumnya mengadakan tender mobil dinas untuk menteri dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sekitar Rp 147 miliar.

“Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sebagai pengganti Toyota Crown Royal Saloon,” bunyi rilis Kementerian Sekretariat Negara.

Berdasarkan informasi terkait mobil tersebut, harga dari Toyota Crown Hybrid dipatok sekitar Rp 696 juta. Namun harga yang lebih murah dibanderol oleh Toyota untuk varian mesin berkapasitas 2.000 cc sekitar Rp 666 juta, lebih murah 30 juta.

Baca Juga: Pengadaan Mobil Baru Menteri, Perusahaan Keluarga Kalla Tak Lolos Tender

Berdasarkan keterangan dari Asisten Deputi Humas Kementerian Sekretariat Negara, Eddy Cahyono Sugiarto, urgensi dari pengadaan kendaraan dinas baru tersebut adalah banyaknya mobil dinas menteri yang mengalami kerusakan.

“Membutuhkan biaya perawatan yang tinggi, sehingga perlu diremajakan. Dengan pertimbangan teknis, seperti faktor keamanan, keandalan, dan biaya pemeliharaan yang semakin mahal karena usia pemakaian,” ungkap Eddy.

Eddy menambahkan bahwa hal tersebut disebabkan karena usia mobil tersebut mencapai lebih dari 10 tahun. Diketahui bahwa pengadaan mobil dinas menteri terakhir kali dilakukan pada tahun 2009. Atas dasar itulah, pemerintah kemudian mengadakan lelang tender mobil dinas menteri.

“Pengadaan kendaraan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme tender umum, dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau online,” papar Eddy. (Elhas-harianindo.com)