Jakarta – Erwin Situmorang, selaku Anggota tim hukum Horas Bangso Batak menyatakan bahwa penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara atas laporan dugaan penistaan agama oleh penceramah Abdul Somad.

“Tadi penyidiknya bilang akan melakukan gelar perkara lagi terhadap yang diperiksa hari ini. Yang selanjutnya nanti dikirimkan ke Sekretariat Horas Bangso Batak, apakah saksi, atau kelanjutan berikutnya,” kata Erwin di Polda Metro Jaya, Selasa, 10 September 2019.

Erwin menyatakan tidak mempermasalahkan terkait mekanisme penyidik dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami serahkan kepada penyidik,” kata dia.

Suyudi, selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar belum menanggapi terkait adanya gelar perkara tersebut.

Erwin mengatakan bahwa anggota Horas Bangso Batak diberikan 11 pertanyaan. Isinya berkaitan dengan barang bukti berupa video ceramah ustad Abdul Somad. Penyidik disebut meminta keterangan tentang asal video dan tanggal mendapatkannya.

Pembahasan mengenai salib dan patung adalah permasalahan dalam ceramah UAS. UAS menyebut adanya jin kafir di dalam benda tersebut. Dalam klarifikasinya, UAS menyebut ceramah itu dilakukan tiga tahun lalu. UAS menyampaikan bahwa pembahasan ihwal salib dan patung disampaikan untuk menjawab pertanyaan dari jamaah. (NRY-harianindo.com)