Nur-Sultan – Setelah menjalani misi di International Space Station (ISS) atau stasiun antariksa internasional selama 8 hari, astronot Hazza Al Mansouri baru saja tiba di Bumi. Dengan demikian, maka dapat dikatakan bahwa Hazza adalah warga negara Uni Emirat Arab (UEA) pertama yang menjelajahi antariksa.

Misi Hazza dimulai pada tanggal 25 September 2019, ketika ia terbang dengan menumpang roket Soyuz MS-15 menuju ISS. Hazza baru pulang pada 3 Oktober 2019 kemudian. Hazza mendarat di Kazakhstan.

“Alhamdullilah,” ucap Hazza. Kata syukur merupakan hal pertama yang ia ucap kala menapaki kembali planet Bumi.

Dalam perjalanan pulang, Hazza juga ditemani oleh astronot asal Amerika Serikat, Nick Hague dan kosmonot Rusia, Alexey Ovchinin. Selama misi di ISS, Hazza mengaku senang karena di sana ia belajar banyak hal mengenai antariksa dan Bumi.

Dalam sesi konferensi pers, Hazza sempat ditanya mengenai bentuk planet Bumi. Menanggapi hal tersebut, Hazza mengonfirmasi bahwa planet Bumi bentuknya bulat. Pernyataan dari Hazza tersebut secara tak langsung membantah anggapan sebagian orang yang percaya bahwa Bumi itu datar.

“Ia (Bumi) bulat, saya telah melihat sendiri dengan mata saya sehingga saya dapat mengatakannya pada Anda,” jawab Hazza dengan mantap pada Rabu (09/10/2019).

Hazza selama di ISS beberapa kali mengambil gambar yang menunjukkan planet Bumi. Salah satu foto yang ia abadikan adalah foto negaranya, Uni Emirat Arab, yang terletak di Jazirah Arab itu.

Ke depannya, Hazza berharap semoga penerusnya dari UEA mampu menjalankan misi dengan lebih baik darinya.

“Misi saya sekarang adalah transfer teknologi dan pengalaman pada astronot selanjutnya dan saya harap mereka lebih baik dari saya,” ujarnya. (Elhas-harianindo.com)