Magetan – Bupati Magetan Suprawoto meminta realisasi janji terhadap Jokowi terkait dengan pintu jalan tol Ngawi-Kertosono. Usaha yang telah memakan waktu 7 bulan tersebut rupanya mulai menemui titik kejelasan, kendati masih dijkaji terlebih dahulu oleh Kementerian PUPR.

Hal tersebut merupakan keinginan dari masyarakat Magetan untuk bisa memiliki pintu akses menuju jalan tol, dengan mengalihkan tanggung jawab proses pengelolahan jalan kabupaten ke pemerintah provinsi Jawa Timur.

“Untuk pintu tol saya tetap berharap, oleh sebab itu kita sudah usulkan jalan di sekitar (area tol) kita upayakan untuk diserahkan ke provinsi,” jelas Bupati Magetan Suprawoto, kepada wartawan pasca menemani Gubernur Khofifah ziarah ke makam gubernur pertama, Gubernur Soerja, Jumat (11/10/2019).

Jalan yang berada di sekitar area ruas tol Ngawi-Kertosono, saat ini masih dalam kepemilikan jalan kecamatan Pemkab Magetan. Kecamatan Kartoharjo yang dilalui ruas tol Ngawi-Kertosono, saat ini diketahui telah melakukan pelebaran terhadap ruas jalan tersebut, termasuk jalan yang mengarah ke perbatasan dengan Kabupaten Ponorogo.

“Pelebaran dan perbaikan jalan kecamatan, tidak hanya di sana (dekat ruas tol) tapi juga perbatasan Ponorogo, termasuk yang kita serahkan juga. Sehingga kalau dikerjakan itu tugas pemprov Jatim, kita bisa fokus ke jalan kabupaten,” pungkasnya.

Kang Woto, panggilan akrab Bupati Magetan, menuturkan bahwa dirinya sudah tiga kali menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi dan merasa percaya bahwa permintaan tersebut akan diterima. Upaya pelebaran jalan dengan melayankan surat ke gubernur telah dilaksanakan untuk mendorong pembangunan akses ruas tol dari Magetan.

“Saya sudah tiga kali ketemu Pak Jokowi untuk meminta komitmen beliau. Hanya menunggu waktu, pembangunan wilayah supaya akses lebih lebar, itu sudah kita surati juga provinsi, tergantung pusat, pak presiden. Waktu itu kan tinggal proses dan itu perlu waktu,” terangnya.

Sebelumnya, Desember 2018, Jokowi mengunjungi salah satu rest area yang terdapat di Magetan. Dalam kunjungan itu, presiden sempat memberikan harapan kepada masyarakat Magetan untuk dapat memiliki akses pintu masuk ke tol Ngawi-Kertosono.

Pembangunan pintu keluar masuk Magetan di ruas Tol Ngawi-Kertosono masih daalm pengkajian oleh Kementerian PUPR, pintu exit tol tersebut diketahui berada di Kecamatan Kartoharjo. (Hr-harianindo.com)