Samarinda – Maraknya bisnis “esek-esek” yang melibatkan pekerja seks komersil (PSK), membuat pihak kepolisian Samarinda turun tangan. Beberapa unit jajaran Polresta Samarinda dikabarkan berhasil mengamankan tiga PSK. Mereka ialah Li (30), Dh (25), dan Na (26). Ketiganya menjadi PSK karena tergiur uang yang berjumlah banyak.

Dalam pekerjaannya, mereka mematok tarif kepada pelanggan sebesar Rp 400 ribu – Rp 700 ribu untuk sekali “permainan”. Mereka juga harus membagi penghasilan mereka dengan dua mucikari mereka.

Saat sepi, mereka bisa melayani dua pria hidung belang. Namun, ketika ramai mereka bisa memuaskan syahwat tujuh pria dalam sehari. Tak heran, kocek mereka juga menggelembung.

“Ya untung-untungan. Kalau lagi ramai, ya banyak pelanggan. Kalau tidak ada, ya nunggu saja dulu,” beber Na kepada wartawan, Rabu (30/12/2015).
(Rani Soraya – harianindo.com)