Jakarta – memang sudah lazim terjadi adanya partai kualisi untuk mendukung suatu calon pemimpin daerah. Apalagi seperti Indonesia yang memegang prinsip demokrasi. Namun, kini justru kecaman didapatkan Partai Kakbah alias PPP jika mendukung pasangan Ahok-Djarot dalam pilkada DKI Jakarta 2017.

 Mantan Anggota DPR Sesalkan Jika PPP Berikan Dukungan Untuk Ahok

“Kalau PPP praktis dan pragmatis, PPP bisa tenggelam, masak pengurus PPP tidak bisa baca keinginan umat Islam yang jumlahnya tujuh juta orang. Kasihan. Romi jangan egois. Kalau PPP sudah melacur, alamat tenggelam,” Ujar Ahmad Yani di Jakarta, hari ini.

Wacana PPP kubu Rohamurmuziy mendukung pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua, disampaikan Sekjen PPP kubu Romi, Arsul Sani. Meskipun wacana itu belum diputuskan di rapat pimpinan.

PPP kubu Romi hingga kini belum menentukan arah dukungan setelah jagoannya, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, tersingkir di putaran pertama. Sementara PPP kubu Djan Faridz, sejak awal telah menentukan dukungannya untuk mengusung Ahok-Djarot.

Yani menyesalkan jika PPP mendukung Ahok, sebab PPP berazaskan Islam dan kader PPP tidak akan memberikan dukungan kepada Ahok.

“Karena ada halangan secara AD/ART partai serta Syarii dan mengubah lambang partai,” terangnya.

Baca juga : Warga Dekat Markas FPI Berikan Dukungan Untuk Ahok-Djarot

“Kalau Romahurmuziy (Ketum PPP) sebagai ketua Umum PPP tetap dukung Ahok, artinya sudah langgar AD/ART dan muktamar luar biasa pasti terjadi,” lanjutnya. (Icha – harianindo.ccom)