Jakarta – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta M Jufri menyebutkan, pihaknya memanggil politikus PPP Djan Faridz untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan money politic.

Bawaslu DKI Mintai Keterangan Djan Faridz Terkait Dugaan Money Politic

“Masih dalam tindak lanjut, masih dalam proses. Hari ini kita sudah mengundang klarifikasi yang bersangkutan, Djan Faridz-nya,” kata Jufri pada Selasa (4/4/2017).

Namun, dia belum dapat memastikan apakah pendukung pasangan calon nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama(Ahok)-Djarot Saiful Hidayat itu akan memenuhi panggilan.

“Hari ini diundang untuk dimintai keterangan ya. Apakah datang enggak, nanti kita tunggu. Mudah-mudahan sih kita harapkan dia datang,” tutupnya.

Baca juga: JPU Beberkan Beberapa Video dan Barang Bukti di Sidang Ke-17 Ahok

Sebelumnya relawan pemantau dan pengawas pemungutan suara yang biasa disapa Bang Japar mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta untuk melaporkan temuan dugaan adanya money politic di masa kampanye Pilkada DKI 2017 putaran kedua yang diiduga dilakukan Djan Faridz.

Tim Advokasi Bang Japar M Taufiqurrahman menduga tindakan tersebut dilakukan untuk mempengaruhi masyarakat sebagai pemilih. Djan Faridz lanjutnya diduga membagi-bagikan uang pada saat kampanye untuk Ahok-Djarot pada 28 Maret 2017 lalu di Kemayoran, Jakarta Pusat. (Tita Yanuantari – harianindo.com)