Jakarta – Fatimah atau Kak Emma yang menjadi salah satu saksi dalam kasus baladacintarizieq menyatakan bahwa kasus ini sengaja dibuka hanya untuk membunuh karakter Habib Rizieq sebagai ulama dan panutan kaum Muslim.

Kak Ema Sebut Kasus Baladacintarizieq Hanya Untuk Bunuh Karakter Habib Rizieq

“Saya menyimpulkan kasus ini adalah kasus yang direkayasa sedemikian rupa, dengan tujuan keji untuk membunuh karakter Habib Rizieq,” ujar Kak Emma melalui pengacaranya, Mirza Zulkarnaen, Kamis (18/5/2017).

Menurut Kak Ema, pihak-pihak tertentu ingin mempermalukan Rizieq lewat kasus ini karena mereka ingin menghalangi perjuangan Rizieq lewat Front Pembela Islam (FPI).

“Sebagai ulama panutan untuk dipermalukan, lalu ditinggalkan umat Islam, karena dianggap akan menghalangi gerakan komunis di Indonesia serta menghalangi proses penjajahan China terhadap Indonesia,” ujar Kak Ema.

Hingga kini belum ada pernyataan dari kepolisian terkait pengakuan dari Kak Ema ini. Namun sebelumnya pihak Polda Metro Jaya sudah menegaskan bahwa polisi ingin mengungkapkan kasus ini hanya karena murni laporan dari masyarakat saja, tidak ada kepentingan lainnya selain kepentingan penegakan hukum.

“Ini kan ada laporan masyarakat, ya kita tindak lanjuti,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (16/5/2017).
(samsul arifin – harianindo.com)