Faenza – Bos Toro Rosso, Franz Tost, mengaku timnya bisa menjadi sakit kepala dengan adanya peraturan pembatasan mesin yang dilakukan Formula One (F1). Pasalnya tim yang berbasis di Faenza tersebut masih harus menemukan ritme yang pas dengan Honda selaku pemasok mesin baru mereka.

Bos Toro Rosso Dibuat Pusing dengan Regulasi Pengurangan Mesin

Sebagaimana diketahui, pada musim ini F1 memang telah mengurangi suku cadang mesin yang dapat dipergunakan dalam balapan. Jika peraturan tersebut dilanggar, maka setiap pembalap akan dikenai hukuman penalti.

Jumlah ICE, MGU-Hs dan turbocharger yang dapat dipergunakan turun menjadi 3 unit. Sementara masing-masing mobil hanya akan menggunakan dua unit MGU-Ks, baterai dan kontrol. Mengingat keandalan Honda yang telah buruk selama tiga musim terakhir, Tost mengakui bahwa hal tersebut akan menjadi masalah besar bagi Toro Rosso.

“Itu tergantung, terutama pada bagaimana Honda mempertahankan dan mengendalikan daya tahannya. Tapi jelas hal ini tidak akan mudah untuk dilakukan. Jumlah unit mesin yang berkurang ini tentunya akan membuat kami sedikit pusing,” terang Tost sebagaimana diberitakan PlanetF1 pada Sabtu (20/1/2018).

Meski akan melewati masa yang sulit dengan Honda, ditambah lagi dengan regulasi yang berlaku musim ini, namun Tost mengaku optimis produsen mesin asal Negeri Sakura tersebut dapat melewati semua masalah dengan baik.

“Tidak ada satu orang pun yang tidak setuju ketika saya mengatakan ‘Honda menawarkan infrastruktur yang fantastis. Ada juga teknisi yang sangat pandai dan bermotivasi tinggi. Kekurangan masa lalu diakui dan semua orang akan menghilangkannya,” tuntasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)