Surabaya – Masyarakat dihebohkan dengan beredarnya video pengakuan seorang pasien wanita yang merasa dilecehkan oleh seorang perawat pria di Rumah Sakit National Hospital Surabaya, pasca menjalani operasi.

Kasus Pelecehan Seksual di Rumah Sakit National Hospital Ternyata Bukan Yang Pertama Kali

Namun faktanya, kasus pelecehan seksual yang terjad di sana bukalah yang pertama kalinya karena pihak Polda Jatim juga pernah menerima laporan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang dokter di rumah sakit tersebut terhadap seorang perawat wanita.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, pelaku seorang dokter berinisial R didiga melakukan pencabulan terhadap calon perawat berinisial O.

“Prosesnya sudah penyidikan, namun belum ada tersangka,” kata Barung, Sabtu (27/1/2018).

Dalam perististiwa tersebut, R melakukan pelecehan terhadap O saat O menjalani tes keperawatan ketika melamar menjadi perawat di Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

Ketika itu, R yang melakukan pemeriksaan medis terhadap O di sebuah ruangan.

“Korban diminta membuka baju. Dokter R dilaporkan sempat meremas dan memasukkan tangannya ke alat kelamin calon perawat,” jelas Barung.

Okky Suryatama, kuasa hukum O, saat dikonfirmasi menambahkan, kliennya sempat bertanya kepada dokter yang memeriksanya, namun si dokter tidak menjawab.

“Klien saya juga sempat berkonsultasi kepada dosennya, sebelum melapor ke polisi,” jelas Okky.

Okky berharap polisi segera menetapkan tersangkanya karena kasus tersebut telah masuk ke tingkat penyidikan.
(samsul arifin – harianindo.com)