Sachsenring – Tudingan pembalap Tim Pramac Ducati, Danilo Petrucci, yang menyebut rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo, sebagai biang kegagalannya di MotoGP Jerman 2018 mendapat serangan balasan. Pasalnya, Lorenzo yang tidak terima dengan tudingan Petrucci tersebut mengatakan bahwa pembalap Italia itu harusnya berpikir lebih jauh sebelum mengambil tindakan.

Lorenzo Tegaskan Tidak Terima dengan Tudingan Petrucci

Lorenzo

Seperti diketahui, pada balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman, akhir pekan lalu, roda belakang motor Lorenzo sempat bersentuhan dengan roda depan motor Petrucci. Hal tersebut terjadi karena Lorenzo yang semula posisinya melebar di tikungan, kembali lagi ke posisi awalnya ke bagian dalam tikungan. Sementara Petrucci yang mencoba menyalip Lorenzo dari sisi dalam, tak siap dengan kembalinya posisi X-Fuera tersebut.

Lorenzo menerangkan bahwa adalah hal yang wajar bagi seorang pembalap jika posisinya melebar, maka akan berusaha untuk kembali ke posisi terbaiknya lagi. Pembalap asal Spanyol itu justru memperingatkan Petrucci untuk berhati-hati saat menyalip. Menurutnya, Petrucci juga harus bisa memprediksikan apa yang akan dilakukan oleh pembalap di depannya, sehingga tak terjadi kecelakaan.

“Dia (Petrucci) mengatakan, ‘Ini adalah kesempatan saya. Saya melaju. Saya menarik gas lebih banyak.’ Itu masalahnya. Saya kira, menurut pendapat saya, dia perlu memahami pembalap di depannya melebar, ‘Pembalap itu akan kembali ke posisinya, saya akan memiliki kesempatan lain tetapi saya lebih cepat daripada pembalap di depan, saya akan menyusulnya di tikungan lain,’” ucap Lorenzo sebagaimana dibeirtakan Crash pada Senin (23/7/2018).

“Tapi dia melihat kesempatannya dan dia masuk. Itulah masalahnya menurut saya. Karena saya tidak bisa berada du garis kotor selamanya, tentu saja,” pungkas Lorenzo. (Tita Yanuantari – harianindo.com)