Semarang – Pengacara Ustad Abdul Somad, Kapitra Ampera, mengungkapkan bahwa acara tabligh akbar yang dihadiri oleh kliennya tersebut bakal tetap digelar. Menurutnya, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah berjanji bakal memberikan pengamanan dalam acara tabligh akbar tersebut. Acara itu dijadwalkan bakal digelar di Semarang pada 30-31 Juli 2018.

Meski Mendapat Penolakan, Dakwah UAS Di Semarang Tetap Akan Digelar

“Insya Allah tidak ada pelarangan. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah sudah memberi jaminan keamanan,” ujar Kapitra melalui pesan singkat, Ahad, 29 Juli 2018.

Sebelumnya, beredar sebuah surat edaran yang berisi tentang larangan tabligh akbar yang mengundang pendakwah kondang, Ustad Abdul Somad. Surat tersebut kini telah menyebar luas di media sosial. Surat itu dikeluarkan oleh Patriot Garuda Nusantara (PGN) pimpinan Nuril Arifin Husein.

Dalam surat tersebut, Nuril mengungkapkan jika pelarangan itu lantaran Ustad Abdul Somad dianggap sebagai corong Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan oleh pemerintah. Nuril juga menuduh Abdul Somad menyebarkan radikalisme.

“PGN Jateng menolak keras dan mendesak tidak memberikan izin kegiatan yang diselenggarakan oleh gerakan radikal yang menebarkan kebencian, fitnah, dan permusuhan, melarang dan menolak kehadiran Ustaz Abdul Somad yang berpotensi menimbulkan keresahan,” demikian tertulis dalam surat yang ditandatangani Nuril. Dalam surat, tertulis juga ancaman yang akan melakukan “aksi perlawanan” bila Ustad Abdul Somad tetap menghadiri tablig akbar di Semarang itu.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)