Jakarta – Kabaran mengenai UAS yang akhirnya membatalkan sejumlah rencana ceramah di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur karena mengaku mendapatkan intimidasi dan ancaman, kini dikomentari oleh HNW selaku Anggota Majelis Syuro PKS.

PKS Kritik Polri Terkait Ancaman Pada Ustaz Somad

Saat ditemui di Senayan, dirinya mengatakan bahwa “Harusnya tidak ada ormas apa pun yang melakukan persekusi, melakukan sweeping. Tidak ada yang mengancam orang untuk berceramah atau tidak berceramah. Harusnya, kalau ada yang berkeberatan, disampaikan kepada polisi, biar polisi yang menyelesaikan,”

“Saya kira kepolisian harus betul-betul menjadi institusi negara yang netral dan menegakkan hukum. Jangan membiarkan persekusi macam ini,” ujarnya.

Selain itu dirinya mengaku khawatir Indonesia menjadi negara barbar seperti yang pernah dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika persekusi dibiarkan. Hidayat pun heran jika Somad dikatakan anti-Pancasila dan menduga justru orang-orang yang mengancam Somad merupakan individu anti-Pancasila.

“Kalau Pancasila diamalkan, itu orientasinya adalah persatuan Indonesia, bukan orientasinya memecah-belah anak bangsa. Orientasinya permusyawaratan, bukan melakukan orientasi semacam itu,” tegasnya.

(Ikhsan Djuhandar – hariaindo.com)