Jakarta – Hari ini, Ma’ruf Amin melangsungkan rencana safari politiknya dengan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) AL Muayyad, Solo. Dalam kunjungannya tersebut, Ma’ruf Amin memberikan wejangan kepada ratusan santri dan santriwati serta sejumlah pengajar dan kiai. Dia mengatakan betapa pentingnya peran santri dan ulama dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ma'ruf Amin Berharap Banyak Anak Pintar di Ponpes Agar Tak Jadi Kiai Bodoh

Saat memulai pidato, dirinya mengatakan bahwa “Tugas ulama adalah menyiapkan pengganti para penerusnya, orang yang paham agama. Meneruskan tugas para nabi,”

Ma’ruf juga sangat menghargai para pendiri pesantren yang telah melahirkan para kiai. Sehingga ke depan mereka akan membimbing para generasi penerus.

“Maka dari itu, pesantren harus selalu dihidupkan. Serukan ‘ayo mondok’. Kalau punya anak 3 atau 5, paling tidak 1 dikirim ke ponpes. Tapi yang pintar, yang pandai, jangan yang bodoh. Kalau nanti jadi kiai ya kiai yang pintar, jangan kiai yang bodoh. Karena nanti tugas kiai harus membimbing umat. Jadi santri harus yang cerdas,” tandasnya.

“Ilmu itu sangat penting digunakan, untuk memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi dan problem di masyarakat,” katanya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)