Valencia – Andrea Iannone mengaku kecewa tidak dapat memberikan kado perpisahan manis kepada Suzuki. Sebab, di seri terakhir MotoGP 2018, Iannone harus mengalami insiden yang membuatnya tak dapat menyelesaikan lomba hingga garis finis.

Iannone Kecewa dengan Insiden di Seri Terakhir MotoGP

Andrea Ianone

Di lap-lap awal MotoGP Valencia 2018, Iannone harus terjatuh lantaran kondisi sirkuit yang licin karena diguyur hujan deras. Insiden ini membuat pembalap asal Italia tersebut tak dapat meraih satu pun poin karena tidak melanjutkan balapan hingga garis finis.

Tentu saja, kondisi ini sangat disayangkan oleh Iannone. Sebab, dirinya memasang target tinggi saat melakoni balapan di seri terakhir MotoGP 2018. Hal tersebut dilakukan demi memberikan kado terbaik kepada Suzuki. Tetapi, rencananya tidak dapat terealisasi karena cuaca yang kurang mendukung saat perlombaan berlangsung.

“Tentu saja, saya ingin mengejar ketinggalan karena saya ingin mengakhiri musim ini untuk Suzuki dengan hasil yang bagus. Bagaimanapun, saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada tim fantastis ini dan juga orang-orang yang bekerja untuk saya dan mendukung saya, karena itu tidak mudah bagi saya. Tahun lalu, kami harus sedikit menderita di awal, tetapi ada juga momen-momen indah, podium, dan fakta bahwa motor telah menjadi lebih baik dan lebih baik,” ujar Iannone sebagaimana diberitakan Speedweek pada Rabu (21/11/2018).

Kado manis memang ingin dipersembahkan Iannone kepada Suzuki jelang kepergiannya pada akhir musim ini. Sebab, mulai musim depan, Iannone tak lagi memperkuat Suzuki. Ia memutuskan untuk hijrah ke Tim Aprilia Gresini. (Tita Yanuantari – harianindo.com)