Jakarta – Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan bahwasanya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebenarnya bisa segera keluar lebih cepat dari Rutan Mako Brimob Depok jika mengajukan cuti.

Ahok Bisa Bebas Lebih Cepat Sebelumi 24 Januari

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

“Data di kami, mungkin Ahok bisa bebas tanggal 24 Januari 2019. Kalau beliau mengajukan cuti menjelang bebas, kemungkinan bisa lebih cepat. Itu haknya, kalau beliau nanti mau,” kata Sri saat ditemui di LP Cipinang, Jakarta Timur, Senin (17/12/2018).

Seperti yang diketahui Ahok divonis 2 tahun penjara pada 09 Mei 2017 karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Kemudian Ahok langsung ditahan pada tanggal 09 Mei 2017. Kini Ahok diusulkan mendapatkan remisi Natal selama 1 bulan. Selain itu berdasarkan catatan yang ada, Ahok juga telah berkelakuan baik selama menjadi tahanan.

Baca juga : Djarot Ungkap Kesibukan Ahok Saat Bebas Nanti

Djarot Saiful Hidayat selaku sahabat baik Ahok menuturkan kepada media bahwasanya sahabatnya itu sudah memiliki sejumlah acara yang akan dihadiri sejak awal kebebasannya nanti. Djarot mengaku ia tidak dapat mengumumkan secara pasti tangggal kebebasan Ahok nanti.

“Insyaallah, ya dihitung ya sekitar tanggal-tanggal itulah, 23-24 (Januari) ini, ya,” kata Djarot saat ditemui di kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Meski begitu Djarot mengaku tidak dapat menjelaskan lebih detail mengenai kegiatan yang akan dilakukan Ahok pascakebebasannya dari penjara. Djarot mengaku ia hanya mengetahui Ahok telah menerima banyak undangan untuk menjadi pembicara di luar negeri.
(Muspri-harianindo.com)