Christchurch – Baru-baru ini, Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern telah mengonfirmasi bahwa kurang lebih sedikitnya ada 40 orang tewas dalam insiden penembakan brutal yang terjadi di dua masjid yang ada di wilayah Christchurch.

PM Selandia Baru Menyebut Ada Puluhan Orang Tewas Pasca Penembakan di Dua Masjid

Sebagaimana dilansir dari CNN dan Reuters, pada Jumat (15/3/2019), kepastian dari jumlah korban tewas tersebut diumumkan oleh PM Ardern setelah sebelumnya jumlah korban tewas dalam tragedi ini masih simpang siur. Laporan media-media lokal Selandia Baru sebelumnya menyebut korban tewas mencapai antara 9-27 orang.

PM Ardern menuturkaan dalam pernyataannya bahwa sekitar 20 orang lainnya mengalami luka-luka dalam penembakan brutal ini. PM Ardern menyatakan empat orang telah ditangkap polisi terkait penembakan brutal di Masjid Al Noor di Deans Ave dan di sebuah masjid lainnya di pinggiran Linwood. Identitas dari keempat pelaku yang ditangkap masih belum diungkap ke publik.

Demikian halnya dengan identitas dan asal kewarganegaraan para korban tewas. PM Ardern menegaskan bahwa Selandia Baru saat ini berada dalam level ancaman keamanan tertinggi.

Sebelumnya PM Ardern menyebut tragedi ini sebagai kejadian ‘luar biasa, tak pernah terjadi sebelumnya dan salah satu hari terkelam’ di Selandia Baru.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)