Jakarta – Setelah kurang lebih lima tahun wajahnya tidak muncul di depan media, pria yang diklaim ISIS sebagai pemimpin mereka, Abu Bakr al-Baghdadi, memberikan pernyataan melalui rekaman video.

Pria Diduga Abu Bakr al-Baghdadi Mengklaim Berada di Balik Serangan Teror Sri Lanka

Dalam video tersebut, Baghdadi mengakui kekalahan ISIS di Baghuz, sebagai pertahanan terakhir mereka di Suriah Timur. Ia bersumpah akan membalas kekalahannya itu.

Tidak diketahui kapan rekaman video itu dibuat, namun ISIS menjelaskaan bahwa itu dibuat pada April 2019 dan telah diunggah ke jaringan media al-Furqan milik kelompok ISIS.

Dalam rekaman itu, Baghdadi juga mengklaim ISIS berada di balik serangan teror Minggu Paskah yang tejadi di Sri Lanka, sebagai pembalasan kekalahan mereka di Baghuz.

Baghdadi juga mengungkapkan, ISIS mendapatkan ‘tambahan kekuatan’ dari militan di Burkina Faso dan Mali yang telah mengucapkan janji setianya dan berbicara tentang aksi di Sudan dan Ajazair serta menegaskan bahwa jihad adalah satu-satunya solusi bagi “tirani”.

Pemimpin negara yang sudah berkuasa dalam waktu lama di kedua negara ini telah digulingkan oleh rakyatnya sendiri.
Menjelang akhir video, sosok Baghdadi kemudian menghilang, diganti dengan rekaman suaranya yang membahas serangan teror di Sri Lanka.
(samsularifin – harianindo.com)