Jakarta РPolemik PT Pos Indonesia yang terancam bangkrut rupanya membuat politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut bicara. Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat itu memandang bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut menghadapi ancaman gulung tikar karena tidak mampu mengikuti dinamika zaman.

Melalui akun Twitter @FerdinandHaen2, Ferdinand mengatakan bahwa manajemen PT Pos Indonesia dan Kementerian BUMN merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Disebutkan bahwa PT Pos Indonesia hanya menggantungkan penjualan materai walau para kompetitor bermunculan.

“Management PT Pos dan @KemenBUMN yang salah dalam hal ini. Sudah bertahun-tahun pesaing lahir seperti TIKI dan JNE, tapi PT Pos tidak kunjung bertransformasi sesuai tuntutan waktu,” cuitnya pada Sabtu (20/07/2019).

Baca Juga: Terancam Bangkrut, PT Pos Pinjam Uang Ke Bank Untuk Bayar Gaji Karyawan

Karena permasalahan tersebut, Ferdinand memandang bahwa seharusnya PT Pos Indonesia merombak manajemen.

“Management tak bisa mikir harusnya diganti,” tulisnya.

Dikabarkan sebelumnya bahwa kondisi PT Pos Indonesia kini berada di ujung tanduk. Hal tersebut diketahui setelah PT Pos Indonesia sampai harus meminjam dana ke bank demi membayar gaji para pegawainya. (Elhas-harianindo.com)