California – Pimpinan gereja ditangkap karena memaksa tunawisma mengemis. Terdapat dua belas pimpinan gereja berbasis di California Selatan telah ditangkap dengan tuduhan memaksa puluhan tunawisma untuk mengemis.

Selain itu, tunawisma dituntut untuk kerja paksa, menawan sampai berjam-jam dalam sehari guna mengumpulkan uang bagi para pengawas mereka. Semua korban dibebaskan sejak seorang gadis remaja melarikan diri tahun lalu dan memperingatkan pihak berwenang.

Para terdakwa, salah satunya adalah Valley Ministries dibekuk pada Selasa di El Centro, California, tempat gereja itu bermarkas, serta di San Diego dan Brownsville, Texas, kata jaksa penuntut.

Christopher Tenorio, selaku asisten Jaksa AS yang menangani kasus tersebut mengungkapkan kepada Reuters, Rabu. Paling tidak lima dari mereka adalah warga negara Meksiko, katanya.

Di sisi lain, pengacara A. Brewer Robert AS menyatakan bahwa kasus tersebut “penuntutan perdagangan tenaga kerja paling signifikan” untuk muncul di distrik selatan California dalam beberapa tahun.

“Surat dakwaan tersebut menuduh penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat gereja yang mengerikan, memangsa para tunawisma yang rentan dengan janji-janji tempat tidur dan makanan hangat,” kata Brewer dalam sebuah pernyataan. (NRY-harianindo.com)