Padang – Banyak orang yang sering memandang sebelah mata soal sandal jepit yang dipakai sehari-hari. Akan tetapi, seorang perempuan asal Padang, Sumatra Barat, justru memandang sandal jepit sebagai sumber kreasi sekaligus pendapatan.

Adalah Dinda Fathiah Edison, perempuan berusia 27 tahun yang memiliki usaha ukir sandal jepit. Yang ia lakukan adalah membuat ukiran karakter-karakter dari sejumlah serial kartun pada alas sandal lalu dijual.

“Awal melakukan kegiatan ini pada pertengahan 2015, tetapi saat itu hanya untuk dipakai sendiri. Sedangkan yang untuk dijual dimulai akhir 2016,” kata Dinda.

Gambar ukiran pada sandal tersebut rupanya disesuaikan dengan permintaan para pemesan. Sebagian besar meminta sandalnya untuk diukir dengan gambar karakter dari Doraemon, Shinchan, Mickey Mouse, One Piece, dan lain-lain.

“Gambar yang diukir di sandal kebanyakan sesuai dengan permintaan pemesan,” tutur Dinda.

Dalam mengukir sandal, Dinda mengasah kemampuannya tersebut secara otodidiak. Ia tak memiliki latar belakang pendidikan atau pelatihan seni. Justru Dinda merupakan lulusan dari Jurusan Manajemen Universitas Andalas.

Dinda mendapatkan bahan baku utama berupa sandal yang ia beli seharga Rp. 15.000. Setelah diukir, Dinda kemudian menjualnya kembali dengan rentang harta Rp 30.000 hingga 40.000. Dari situ, ia bisa mendapat laba sebesar Rp 1,5 juta dalam sebulan.

Soal pemasaran, ia tidak hanya menjajakan sandal ukiran secara langsung di Padang. Dinda juga memanfaatkan media sosial sebagai lapak menjual sandalnya. Tak tanggung-tanggung, pembelinya pun bisa sampai Jakarta, Bogor, Bandung, dan lain-lain.

“Sekarang sifatnya baru bisnis rumahan. Ke depan akan terus saya kembangkan,” ungkapnya. (Elhas-harianindo.com)