Ankara – Jerman diminta oleh otoritas Turki untuk memulangkan 20 orang warganya yang tertangkap sebagai anggota ISIS, menurut sebuah laporan media.

“Kami membutuhkan kerja sama penuh dan kemitraan aktif dari sekutu kami dalam perang melawan terorisme,” ujar juru bicara Presiden Turki, Fahrettin Altun, Senin (04/11/2019) ini.

Altun menilai empat anggota ISIS asal Jerman ditangkap dalam operasi militer yang digelar Turki dan pihak sekutu di perbatasan timur laut Suriah terhadap pasukan milisi Kurdi, 9 Oktober silam.

Diketahui, sebelumnya, terdapat 16 warga Jerman yang tergabung dalam kelompok teroris ISIS juga sudah ditahan pihak berwajib Turki.

Suleyman Soylu, selaku Menteri Dalam Negeri Turki mengkritik negara-negara Eropa karena tidak memulangkan warganya yang ketahuan bergabung menjadi anggota ISIS, yang saat ini tengah ditahan oleh Turki.

“Turki bukan hotel bagi anggota ISIS dari negara mana pun,” tegas Soylu.

Seperti diketahui bahwa, beberapanegara Eropa tengah khawatir untuk memulangkan warganya yang diketahui bergabung dengan kelompok teroris ISIS di Suriah dan Irak. (NRY-harianindo.com)