Home > Ragam Berita > Nasional > KPU DKI Jakarta Ingatkan Kepada Tiga Pasangan Calon Untuk Hadir Dalam Debat

KPU DKI Jakarta Ingatkan Kepada Tiga Pasangan Calon Untuk Hadir Dalam Debat

Jakarta – Betty Idroos selaku seorang Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, mengharapkan ketiga pasangan calon Gubernur DKI Jakarta untuk bisa memanfaatkan debat terbuka yang akan digelar 13 Januari, 27 Januari dan 10 Februari mendatang sebaik-baiknya.

KPU DKI Jakarta Ingatkan Kepada Tiga Pasangan Calon Untuk Hadir Dalam Debat

Tiga Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta

Ia berharap, paling tidak dalam debat tersebut mereka dapat menjelaskan pada masyarakat mengenai profil, visi misi, program dan gagasan terkait Jakarta untuk lima tahun ke depan. Dengan demikian masyarakat bisa mendapatkan perbandingan diantara pasangan calon, untuk memilih calon kepala daerah yang terbaik nantinya.

“Dengan demikian publik dapat menilai, calon mana yang layak dipilih. Jadi dengan debat ini, masyarakat dapat membandingkan,” ujar Betty pada diskusi yang digelar Populi Centre di Gedung KPU DKI, Kamis (12/1/2017).

Selain itu, Betty juga mengingatkan kepada ketiga pasangan calon yakni Agus Harimutri-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, untuk hadir dalam debat nantinya. Karenanya, jika tidak hadir, maka akan ada konsekuensi yang harus dibayar.

Betty mengungkapkan bahwa dalam debat tahap pertama, paslon akan ditanyai terkait pembangunan sosial ekonomi, transportasi dan lingkungan. Panelis dan moderator ditentukan oleh KPUD. Panelis tidak bertanya langsung, melainkan lewat moderator.

Baca Juga : Ahok Mengaku Memiliki Cara Tersendiri Untuk Jaga Ucapan Ketika Debat Cagub

“Moderator untuk debat pertama, Ira Kusno. Mekanismenya, nanti debat ada enam segmen. Pertama penyampaian visi misi, program kerja unggulan yang akan ditawarkan, serta soal integritas. Kemudian calon akan menjawab masalah yang diberikan oleh moderator,” ucap Betty.

“Sesi terakhir, permasalahan dijawab oleh seluruh calon dan disertai dengan komitmen, agar pilkada berjalan aman dan lancar, serta penutup. Persoalan masalah yang dibahas tidak melalui KPUD, melainkan hasil diskusi dari panelis lewat moderator,” pungkas Betty.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

Jakarta – Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, mengharapkan pergantian Kepala Kepolisian Daerah Polda ...