Teheran – Sebuah organisasi yang mengatasnamakan diri mereka Islamic State atau ISIS mengancam akan menyerang Iran lantaran dianggap bertoleransi pada umat Yahudi. Ancaman tersebut diketahui dalam video yang dirilis dari Diyala, Irak.

ISIS Bakal Gempur Iran Karena Dinilai Terlalu Toleran Dengan Umat Yahudi

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Video propaganda yang diunggah oleh kelompok radikal yang dibuat dalam bahasa Farsi atau Persia tersebut dirilis pada hari Senin. Ancaman ISIS tersebut langka, lantaran baru pertama kali terjadi. Video itu berdurasi sekitar 36 menit. Jika diterjemahkan dalam bahasa Inggris, judulnya menjadi “The Farsi Land: From Yesterday ’till Today”, yang bermakna “Tanah Persi: Dari Kemarin sampai Hari Ini”. Dalam video tersebut, seorang pria bertopeng mengarahkan pesannya kepada pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Iran dituduh bertoleransinya kepada umat Yahudi.

”Oh, Khamenei, Anda orang terkutuk yang mengontrol rezim Islam Iran, yakinlah bahwa kami segera menghancurkan rumah Anda seperti ini,” katanya menunjuk ke reruntuhan gambar bangunan di belakangnya.

”Iran mengangkat slogan melawan AS dan Israel untuk menipu kaum Sunni, sementara orang-orang Yahudi Iran hidup dengan aman di Iran di bawah perlindungan, dan telah memberi mereka kuil serta gereja-gereja seperti yang terlihat di Teheran dan Isfahan,” kata narator video tersebut.

Kelompok yang dipimpin Abu Bakr al-Baghdadi tersebut mengancam akan memenggal para tentara Iran. Mereka menunjukkan seorang tentara Iran dengan lencana di seragam yang bertuliskan “Ya Hossein”, yang dianggap seorang petempur Syiah.

Baca Juga : Berawal Dari Bully, Gadis Ini Sekarang Jadi Bintang Hot di Inggris

”Kami akan mengalahkan Iran dan mengembalikannya ke negara Muslim Sunni seperti sebelumnya,” lanjut milisi ISIS dalam video tersebut, seperti dilansir Times of Israel, Selasa (28/3/2017).

(bimbim – harianindo.com)